Makhluk
Ghaib : Gelombang dan Partikel
Oleh
La Ode Yusran
dr
Zakir Naik pernah berkata bahwa Al-Qur’an itu logis, tetapi ilmu pengetahuan
belum mampu menjangkaunya. Tak menutup kemungkinan suatu saat nanti ilmu
pengetahuan akan mampu menjangkau kebenaran isi Al-Quran. Sengaja ku awali
tulisan dengan ungkapan seorang Ulama yang kiprah dakwahnya di dunia
internasional tak diragukan lagi agar kalian mengerti maksud dan tujuan tulisan
ini. Oke kawan, Perbaiki posisi dudukmu dan simaklah tulisan berikut :
Sederhanya,
gelombang adalah getaran (energi) yang merambat dan tidak memiliki massa sedangkan
materi adalah segala sesuatu yang memiliki massa. Dalam hal Mikroskopik, Dahulu
para Ilmuan meyakini bahwa Gelombang itu bukan materi/ partikel. Gelombang
berbeda dan terpisah secara mutlak dengan partikel. Namun, di awal abad ke 20,
bermunculan hasil eksperimen para ilmuan yang memaksa mereka berpikir kembali
tentang suatu postulat/ hipotesis untuk menjelaskan hasil eksperimen tersebut
terkhusus persoalan gelombang dan partikel. Alhasil, Para ilmuan menyampaikan
kesimpulan baru bahwa “Gelombang Juga Memiiliki Sifat dan perilaku seperti Partikel, Sedangkan Partikel Juga
Memiliki Sifat dan Perilaku seperti Gelombang. Konsep ini dikenal dengan “Dualisme” Gelombang
- Partikel. Tentu para pembelajar Sains terkhusus fisika akrab dengan konsep
ini. Bagaimana tidak, Konsep ini salah satu titik balik keruntuhan Fisika
klasik dan menuju era baru yang dikenal dengan Fisika Kuantum. Konsep – Konsep
Fisika Kuantum lah yang mengisi erah Kemajuan Revolusi industri kala itu hingga
kini.
Namun,
tahukah kita bahwa gambaran konsep itu telah ada dalam ajaran islam sejak 14
abad lalu. Mengutip Perkataan Ustadz Adi Hidayat “Al – Quran bukan kitab Sains
tapi Isyarat Sains sangat amat banyak dalam Al-Quran”. Simak penjelasan saya
berikut :
Malaikat,
salah satu makhluk ciptaan Allah yang hanya taat dan patuh kepada-Nya. Malaikat
diciptakan dari Cahaya (Gelombang). Kecepatan gelombang cahaya adalah 3 x 10 8
m/s. Karenanya ia bergerak “secepat kilat”. Ia juga memiliki sifat
partikel, sehingga malaikat mampu berubah wujud menjadi manusia (partikel). Ia
mampu menghilang atau bergerak sangat cepat karena ia juga adalah gelombang.
Sederhananya, malaikat memiliki sifat gelombang dan partikel. Mungkin itu juga
yang terjadi pada Bangsa Jin. Jin diciptakan dari nyala api yang tentu memiliki
cahaya (gelombang) tetapi beserta panas (energi kalor). Karenanya Jin bisa
merubah dirinya menjadi apapun (partikel) selain Nabi Muhammad SAW, tetapi
sembari melepaskan energi. Oleh karena itu, Jin yang menampakkan diri
sesungguhnya dalam keadaan lemah karena melepaskan energi.
Tulisan
ini tentang makhluk ghaib, tetapi tak lengkap rasanya jika tak membahas
manusia. Lantas bagaimana dengan manusia ? manusia diciptakan dari tanah
(partikel). Tetapi ia juga memiliki sifat atau perilaku seperti gelombang
tetapi bukan gelombang cahaya. Karenanya manusia tidak bisa bergerak secepat
malaikat. Manusia hanya bisa menghasilkan gelombang suara/ bunyi.
Wallahu
a’lam
No comments:
Post a Comment