Wednesday, July 24, 2019

Benarkah Orang Gemuk Malas Mandi ?


Benarkah Orang Gemuk Malas Mandi ?
Oleh : La Ode Yusran

Tulisan ini tidak untuk menyindir siapa-siapa (cari aman . . . hahaha) tapi sekadar berbagi pengetahuan. Okay, aduk kopimu perlahan-lahan dan simak tulisan berikut.

Adalah Momen Inersia, istilah yang akrab ketika belajar fisika terkhusus materi gerak (mekanika). Momen Inersia bahkan telah dipelajari sejak SMA. Momen Inersia atau disebut juga momen kelembaman adalah besaran yang menunjukkan besar kecilnya sifat inersia/ kelembaman yang dimiliki oleh benda. Apa itu sifat inersia ? Kecenderungan benda untuk mempertahankan keadaannya atau kondisi awalnya (kemalasan). Benda yang awalnya diam akan cenderung diam dan benda yang awalnya bergerak akan cenderung bergerak. Contoh : jika ada mobil dibiarkan diam, maka mobil tersebut akan cenderung diam. Jika mobil tersebut dalam keadaan bergerak kemudian mesin mobil mati, mobil tersebut masih akan cenderung bergerak beberapa saat. Contoh lain, mungkin ada yang pernah melihat atau bahkan mengalami sendiri kejadian melompat keluar dari mobil yang sedang bergerak. Saya pribadi pernah melihat orang “jatuh taguling-guling” karena lompat dari mobil. Why ? karena keadaan awal orang tersebut bergerak relativ terhadap tanah (dalam mobil) sehingga dia masih akan cenderung bergerak terhadap tanah. Maka lompat dari mobil yang sedang bergerak membutuhkan Teknik tertentu.

Sekarang kita akan membahas sesuatu yang lebih menarik. Sifat inersia/ kelembanan/ kemalasan berbanding lurus dengan massa benda. Semakin besar massa benda maka semakin besar sifat inersianya.
Simak ilustrasi berikut :
Ada motor dan mobil  dalam keadaan diam, maka yang paling sulit bergerak adalah mobil. Jika motor dan mobil tesebut bergerak, maka yang paling sulit berhenti adalah mobil juga. Kenapa ? karena massa mobil lebih besar maka sifat inersia mobil juga lebih besar dari motor sehingga mobil memiliki kecenderungan yang lebih besar untuk mempertahankan keadaan awalnya. Ini bisa dianalogikan pada manusia. Jika ada si kurus dan si gemuk dalam keadaan diam atau tidur-tiduran maka yang paling sulit/ malas bergerak atau bangun adalah si gemuk. Karena si gemuk malas bergerak maka dia jarang ke kamar mandi. Karena dia jarang ke kamar mandi maka dia jarang mandi atau malas mandi (hahaha…sekedar intermezo dan boleh di skip). Tapi, jika si kurus dan si gemuk dalam keadaan bergerak atau bekerja maka yang paling sulit berhenti adalah si gemuk (tepuk tangan untuk si gemuk). 

Apakah konsep ini benar ? Jika objeknya benda mati/ benda tak hidup sudah barang tentu benar. Bagaimana jika objeknya manusia seperti si kurus dan si gemuk tadi ? belum tentu juga karena manusia adalah makhluk special yang diberikan akal untuk berpikir sehingga dapat membedakan baik buruk. Manusia bisa memilih menjadi baik atau buruk termasuk bisa memilih menjadi orang yang rajin mandi atau malas mandi…hahahaha


2 comments: